Jangan lagi Tanyakan Kesetiaan Rakyat Pada Negeri Ini, Sesekali Tanyalah Rezim Mengapa Hidup Mereka Masih Begini?



Mujahid 212 - Redaksional khusus yang kami persembahkan untuk para pembaca Mujahid 212 pada momen bersejarah negeri ini adalah tema besar tentang klaim setia yang menjadi alat rezim untuk menghakimi rakyat yang kritis. Di momen sakral ini, mari bebaskan tudingan pada rakyat yang bahkan untuk sekadar memasukan makanan hingga perut mereka saling berebut.

Jangan lagi tanyakan kesetiaan rakyat pada Negeri ini. Seberapa besarpun mereka diadu domba, dimiskinkan jerat sistem, dibohongi secara rutin setiap Pemilu, dioyak pekerjaannya, dipungut dan diperas pajak setiap hasil keringatnya, dicurangi, diteror, diacuhkan, toh pada setiap momen kemerdekaan mereka masih tulus bergembira meski dengan cara yang paling sederhana. Bersyukur atas karunia Allah memang tipikal masyarakat Indonesia. Jangan lagi dipertanyakan soal kesetiaan mereka.

Sesekali dalam pergumulan realitas yang kian membuat muak, tanyalah rezim mengapa hidup mereka masih begini?. Idiom pembelaan yang sering muncul "Jangan tanyakan apa yang negara berikan padamu, tapi tanyalah, apa yang sudah kamu berikan pada negara" Jangan lagi maknanya kabur menjadi negara adalah pemerintah. Bahwa setiap pemerintah haram untuk dikritik, haram untuk dinasihati.

Di momen bersejarah kali ini mari bersama-sama mengenang kembali atas dasar apa kita semua diciptakan di bumi ini. Manakala kita yakin bahwa kita diciptakan untuk beribadah dalam setiap aktivitas, isilah kehidupan kita dengan kebaikan, benarkanlah yang salah dengan nasihat berhujjah kuat lagi baik, sekalipun mereka tetangga, saudara, bahkan pemerintah. Beranilah, beranilah, Merdeka! []



close