Reza: Indonesia Bukan Negara Islam, Netizen: Tapi Bukan Juga Negara Kafir

Reza Rahardian Indonesia Bukan Negara ISlam

Ingat Negara ini bukan Negara Islam TAPI dasar negaranya diambil dari Nilai Islam, TETAPI Negara ini juga bukan Negara Non-Muslim, Bukan Negara Setan, Bukan Negara Liberal,Sekuler,Sosialis apalagi KOMUNIS.

Mujahid 212 - Aktor Reza Rahadian mengeluarkan sebuah pernyataan aneh pada saat jadi bintang tamu pada acara Hitam Putih yang ditayangkan Trans7 pada Kamis, 17 Agustus 2017 bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.

Reza Rahardian menyebut bahwa Indonesia bukan negara islam dan bukan milik satu agama tertentu.

“Ini negara Indonesia, bukan negara islam. Ini negara yang majemuk, bukan negara milik satu agama tertentu. Ini negara milik kita semua yang ada di sini, beda suku beda keyakinan, and that’s the beauty of Indonesia”.

Sontak ini menjadi ramai dikalangan netizen muslim yang seolah mendistorsi dan menyalahkan umat Islam atas kondis yang ada saat ini.

Salah satu tulisan balasan yang ramai di media sosial adalah sebuah tulisan dari @Fauzanazkhann yang redaksi Mujahid 212 dapatkan dari facebook. Belum terditeksi lewat media apa pertamakali tulisan ini beredar sehingga redaksi Mujahd 212 tidak bisa mencantumkan sumber aslinya. Berikut tulisan balasan dari aktor Reza Rahardian:

Negara ini bukan Negara Kafir

Saya arahkan kata ini agar yang biasa bilang 'Bukan Negara Islam' juga sadar bahwa Negara ini juga bukan Negara Kafir.

Mereka biasa menyebut 'Bukan Negara Islam' tetapi tidak lantang menyebut Negara ini juga bukan Negara Kafir.

Mereka sebut Bangsa ini Negara Pancasila tapi Anti Kepada Islam, padahal Pancasila & UUD 45 berasal dari Nilai Islam.

Ketika mereka membenci Islam, sungguh mereka jauh dari Pancasila. Merasa Nasionalis (NKRI) nyatanya jadi Komunis & Liberalis, Pendukung LGBT, membiarkan Miras,Prostitusi, sampai Hukum Kapitalis yang menyengsarakan Bangsa.

Mereka lantang menyebut 'Negara ini bukan milik satu golongan/Agama' tetapi sesungguhnya kata ini menyindir Islam.

bila memang mereka adil, mereka pasti menyinggung apa yang terjadi di Papua & Minahasa, Bagaimana Timor-Timor bisa lepas.

Apa disana Mayoritas Muslim ? Bukan...

Tapi nyatanya , mereka tak pernah menyinggung masalah Papua, Timor-Timur, ataupun Minahasa, yang mereka ributkan adalah Umat Islam yang berusaha menegakkan Syariat Islam.

Memangnya ada Syariat Islam bertentangan dengan Pancasila & UUD 45 ? .

Tidak ada, Buktinya Aceh berdiri dengan Syariat Islam, yang artinya sejalan dengan Konstitusi.

Mereka takut Syariat Islam tegak dikarenakan Kejahatan & Kemaksiatan mereka akan diadili.. Oleh sebab itu Propaganda mereka arahkan untuk membungkam Islam.

Ingat Negara ini bukan Negara Islam TAPI dasar negaranya diambil dari Nilai Islam, TETAPI Negara ini juga bukan Negara Non-Muslim, Bukan Negara Setan, Bukan Negara Liberal,Sekuler,Sosialis apalagi KOMUNIS.

"Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.” (QS.Ali Imran[3]: 118).
close