Ingat Wajah Ini: Teroris Botak Klimis, Rasis dan Sadis!



Mujahid 212 - Namanya Biksu Ashin Wirathu. Rambutnya botak plontos yang jika terkena sinar matahari pastilah memantulkan refleksi cahaya. Namun sosoknya sebagai pemuka agama sama sekali tidak bercahaya. Ia rasis, ahli provokasi, dan dimulutnya menyembur bau busuk seruan penyebab konflik di Myanmar.

Apa yang telah dilakukannya? kekejaman pria kelahiran 10 Juli 1968 ini benar-benar di luar nalar.

Dialah pencetus gerakan ‘969’; sebuah gerakan anti-Islam yang kemudian membantai muslim Rohingya dan mengusir mereka dari tanah kelahirannya.

Catatan hitam Wirathu mencuat sejak tahun 2001, saat ia menghasut kaum Budha untuk membenci muslim. Hasilnya, kerusuhan anti-Muslim pecah pada tahun 2003. Tak lama kemudian, ia mendekam di penjara akibat ulahnya. Namun, tujuh tahunkemudian ia dibebaskan tepatnya pada tahun 2010. Ia mendapat amnesti yang diberikan untuk ratusan tahanan politik, usai reformasi pascamiliter berkuasa.

Biksu yang berusia 47 tahun itu kini menjabat sebagai kepala di Biara Masoeyein Mandalay. Di kompleks luas itu Wirathu memimpin puluhan biksu dan memiliki pengaruh atas lebih dari 2.500 umat Budha di daerah tersebut.

Kepalanya yang botak telah menyebabkan botak pula nalar sehatnya. Teroris beragama budha ini telah mencatat sejarah kekejaman luar biasa di Asia tenggara.

Selamanya ingat Wajah Ini! Wajah plontos yang menebas ribuan Muslim Rohingya.

Provokator, Rasis, sadis. Ia teroris. Ya, teroris botak klimis!.
close